ACEH JAYA – Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kodim 0114/Aceh Jaya mendapat pembekalan mengenai karakter kebangsaan yang berlangsung di Joglo Makodim 0114/Aceh Jaya, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut memuat tiga materi utama, yakni wawasan kebangsaan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Materi yang diberikan memperlihatkan bahwa pembentukan karakter aparatur tidak berhenti pada pemahaman tentang tugas pemerintahan. ASN juga dituntut memiliki kesadaran terhadap persoalan sosial dan lingkungan yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat serta stabilitas wilayah.
Wawasan kebangsaan menjadi salah satu materi utama dalam kegiatan tersebut. Pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan diperlukan untuk menjaga semangat persatuan sekaligus memperkuat sikap dalam menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Pembekalan kemudian diarahkan pada persoalan penyalahgunaan narkoba. Ancaman narkoba tidak hanya menyangkut individu, tetapi dapat merusak lingkungan sosial dan mengganggu kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemahaman mengenai pencegahan menjadi penting, termasuk bagi aparatur yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.
Materi lainnya berkaitan dengan Karhutla. Persoalan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan perhatian bersama karena dampaknya dapat meluas dari kerusakan lingkungan hingga terganggunya aktivitas masyarakat. Pengetahuan mengenai pencegahan diharapkan dapat memperkuat kepedulian terhadap kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.
“Karakter kebangsaan perlu diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Aparatur harus mampu menjadi bagian dari solusi ketika menghadapi persoalan yang berkembang di tengah masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Tiga materi yang diangkat memiliki keterkaitan dengan ketahanan masyarakat. Wawasan kebangsaan berkaitan dengan kekuatan persatuan, pencegahan narkoba menyentuh perlindungan sumber daya manusia, sedangkan pencegahan Karhutla berkaitan dengan keselamatan dan kelestarian lingkungan.
Dari sudut pandang pembinaan wilayah, keterlibatan ASN dalam kegiatan semacam ini juga membuka ruang untuk memperkuat pemahaman lintas sektor. Pemerintah dan aparat kewilayahan menghadapi persoalan masyarakat yang saling berkaitan, sehingga koordinasi dan kesamaan pemahaman menjadi modal dalam menjalankan tugas masing-masing.
Bagi Kodim 0114/Aceh Jaya, pembinaan karakter kebangsaan merupakan salah satu bentuk pendekatan nonmiliter dalam memperkuat ketahanan wilayah. Aparatur pemerintahan memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan turut menentukan kualitas pelayanan publik di tingkat wilayah.
Kegiatan yang berlangsung di Joglo Makodim tersebut sekaligus menjadi ruang pembekalan agar para peserta tidak hanya memahami ancaman secara teoritis, tetapi memiliki kepedulian terhadap persoalan yang berada di lingkungan sekitar. Kesadaran semacam itu diperlukan agar pencegahan dapat dilakukan sebelum sebuah persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Melalui penguatan karakter kebangsaan, wawasan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan bermasyarakat. Sinergi antara aparatur pemerintahan dan unsur kewilayahan pun dapat terus diperkuat untuk mendukung terciptanya masyarakat Aceh Jaya yang tangguh, aman, dan memiliki kesadaran kebangsaan.(0114).
