Dandim 1015/Sampit Ajak Warga Bersinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

oleh

Upaya pencegahan bencana asap terus digalakkan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui kegiatan sosialisasi terpadu. Bertempat di Aula Kemenag Kotim, Komandan Kodim 1015/Sampit mendampingi kunjungan kerja Kapok Sahli Kodam XXII/Tambun Bungai untuk bertatap muka dengan berbagai elemen masyarakat setempat.

Forum ini menjadi ruang diskusi bagi tokoh adat, pemuda, dan ormas dalam menyikapi fenomena karhutla yang sering terjadi saat musim kemarau. Brigjen TNI Budi Utomo mengingatkan bahwa perilaku membuka lahan dengan cara membakar adalah tindakan yang sangat merugikan kesehatan masyarakat luas dan merusak habitat flora serta fauna endemik.

Secara teknis, dampak pembakaran ini juga memicu peningkatan emisi karbon dioksida yang mempercepat pemanasan global di tingkat regional. Musnahnya pepohonan berakibat pada penurunan kemampuan tanah dalam menyimpan air, sehingga risiko banjir di musim hujan dan kekeringan saat kemarau akan semakin meningkat.

Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menambahkan bahwa jajarannya rutin melakukan patroli pemadaman dan sosialisasi agar warga tidak membuang puntung rokok sembarangan di area hutan. Ia berharap masyarakat memiliki kesadaran tinggi untuk melaporkan setiap titik api agar bisa ditangani sedini mungkin secara bersama-sama.