Pemerintah melalui TNI mulai mematangkan rencana pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Nyanglan, Klungkung. Tim ahli dari Subdenzibang 023/Gianyar telah melakukan pengambilan data teknis meliputi dimensi panjang, lebar, hingga ketinggian sungai guna menentukan konstruksi yang tepat.
Survei lapangan ini merupakan prosedur wajib untuk meminimalkan kesalahan perencanaan di masa mendatang. Babinsa Nyanglan, Serda Kadek Dwi Awan, menegaskan bahwa pengecekan langsung di Sungai Mesem sangat penting agar pembangunan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Jembatan ini diproyeksikan menjadi akses utama yang akan menguatkan sektor ekonomi di pedesaan, khususnya bagi para petani yang selama ini terkendala akses transportasi. Dengan adanya jembatan baru, biaya logistik diharapkan bisa ditekan dan efisiensi waktu perjalanan dapat ditingkatkan.
Program ini merupakan wujud nyata kepedulian negara di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terhadap kebutuhan dasar warga. Keterlibatan aktif Kodim 1610/Klungkung dalam survei ini menunjukkan dedikasi TNI dalam menyukseskan pembangunan infrastruktur nasional di daerah terpencil.
