Tangani Karhutla Ribuan Hektare, Tim KKL Seskoad Serap Aspirasi Masyarakat Lampung

oleh

Kabupaten Lampung Timur menjadi salah satu pusat perhatian dalam program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Pasis Seskoad Dikreg LXIV dalam upaya penanggulangan karhutla. Kehadiran tim perwira menengah ini bertujuan untuk memetakan masalah pembakaran hutan yang telah menghanguskan lahan seluas 1.721,23 hektare. Penugasan ini mencakup beberapa wilayah strategis di Provinsi Lampung guna mendapatkan gambaran komprehensif mengenai penanganan bencana.

Dalam masa penugasan selama 10 hari, tim membagi fokus kerja antara penguatan wilayah pertahanan dan pembinaan satuan. Agenda tersebut melibatkan dialog intensif dengan berbagai tokoh masyarakat, pemuda, dan pemuka agama di sekitar Koramil 429-05/Sukadana. Pendekatan persuasif ini diambil agar solusi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga di akar rumput.

Kebutuhan akan alat pemadam api yang memadai menjadi poin utama yang disampaikan perangkat desa kepada tim KKL. Kepala Desa Toto Projo menyarankan pembangunan sumur bor permanen sebagai langkah antisipasi cepat saat api mulai muncul di kawasan hutan. Warga berharap pemerintah tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga fasilitas teknis yang siap digunakan setiap saat.

Respon positif datang dari Forkopimda dan warga setempat atas inisiatif jemput bola yang dilakukan oleh Seskoad. Selain membahas masalah serius terkait lingkungan, para perwira siswa juga membaur dengan masyarakat melalui kerja bakti di masjid-masjid lokal. Kegiatan sosial ini memperkuat hubungan emosional antara prajurit TNI dan penduduk yang sedang menghadapi ancaman bencana tahunan tersebut.