Kawasan Jalan Samudera di Sangatta Utara sempat mencekam akibat kobaran api yang melahap lahan kosong di dekat Perum Kuda Kaltim pada Kamis sore. Menanggapi situasi darurat tersebut, prajurit Yonif TP 879/Rangkok Cakti langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan cepat. Upaya ini dilakukan demi mencegah kerugian material yang lebih besar bagi warga yang tinggal di wilayah terdampak.
Laporan awal menyebutkan bahwa api mulai berkobar pada pukul 17.40 WITA dan menyebar dengan cepat karena kondisi lahan yang kering. Satuan Yonif TP 879/Rangkok Cakti bergerak berdasarkan instruksi darurat untuk membantu pemadaman serta menjaga keamanan lingkungan. Upaya penyelamatan barang berharga milik warga juga menjadi prioritas tim saat api mendekati area perumahan.
Dalam proses pemadaman, personel TNI bekerja bahu-membahu dengan petugas BPBD, Polri, Satpol PP, serta relawan Masyarakat Peduli Api. Setelah berjuang selama beberapa jam, tim gabungan akhirnya berhasil memadamkan seluruh titik api tepat pada pukul 22.00 WITA. Soliditas tim di lapangan terbukti efektif dalam meminimalkan risiko bencana tanpa adanya laporan korban luka maupun jiwa.
Danyonif TP 879/Rangkok Cakti, Letkol Inf Taufan, memberikan apresiasi atas gerak cepat semua pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Sementara itu, Kolonel Inf Agussalim Tuo dari Brigif TP 32/Mangkalihat menegaskan bahwa kesiapan fisik dan mental personel adalah modal utama menghadapi Karhutla. TNI akan terus bersinergi dengan instansi daerah guna menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan dari ancaman kebakaran.
