Lahan Gambut Jadi Perhatian, Mabes TNI AD Perkuat Pencegahan Karhutla di Balangan

oleh
oleh

BALANGAN – Tim Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI AD melaksanakan kegiatan penyuluhan dan peninjauan lokasi bekas Karhutla di Desa Tangalin, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan dihadiri Kolonel Laut (KH) Najib, S.Pd., M.M., Mayor Inf Sanusi, Pasi Ops Kodim 1001/Hulu Sungai Utara-Balangan Kapten Inf Eko Pujo, Batuud Koramil 1001-03/Awayan Serka Budi, anggota Koramil 1001-03/Awayan, Camat Awayan Muhammad, S.AP., Sekcam Awayan Heri, BPBD Kecamatan Awayan M. Zarkani, Satpol PP Kecamatan Awayan Junaidi, Kasi Trantib Amrulah, mahasiswa KKN STIQ RAKHA Amuntai, serta masyarakat Desa Tangalin. Jumlah peserta yang hadir sekitar 40 orang.

Dalam sambutannya, Camat Awayan Muhammad, S.AP., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI yang telah hadir secara langsung di Desa Tangalin untuk memberikan edukasi sekaligus melihat kondisi penanganan Karhutla di wilayah tersebut. Ia menjelaskan, Kecamatan Awayan terdiri dari 23 desa dengan wilayah yang cukup luas dan jarak desa terjauh mencapai kurang lebih 26 kilometer. Dalam menghadapi potensi bencana, Kecamatan Awayan memiliki 24 tim relawan kebencanaan yang siap membantu penanganan di lapangan.

“Di wilayah Awayan terdapat beberapa lahan gambut, sehingga apabila terjadi kebakaran diperlukan penanganan yang cepat. Alhamdulillah, setiap ada kejadian kebakaran kami segera melakukan tindakan pemadaman. Kami juga memiliki beberapa sumur bor yang dapat mendukung ketersediaan air dalam proses pemadaman,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan Karhutla selama ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai sangat penting agar setiap kejadian dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi lebih luas.

Sementara itu, Kolonel Laut (KH) Najib, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kedatangan Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI AD di Kabupaten Balangan merupakan bagian dari penugasan pimpinan untuk turun langsung ke lapangan, khususnya ke wilayah yang terdampak Karhutla.

“Kami melihat bahwa masyarakat bersama unsur terkait telah berupaya secara maksimal dalam menangani Karhutla. Hal ini tentu sangat kami apresiasi, karena keberhasilan dalam penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kerja sama dan kepedulian kita semua,” ungkapnya.

Ia juga berharap sinergi, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang telah terjalin dapat terus dipertahankan. Dengan kerja sama yang baik, penanganan Karhutla di Kabupaten Balangan diharapkan dapat dilakukan secara cepat sekaligus mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Pada kesempatan yang sama, Mayor Inf Sanusi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan amanah pimpinan untuk melaksanakan penyuluhan Karhutla di wilayah Kabupaten Balangan, sekaligus melihat kondisi di lapangan dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk menggali informasi terkait potensi dan penyebab Karhutla serta mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan sejak dini,” jelasnya.

Mayor Inf Sanusi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, termasuk membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, terlebih pada kondisi cuaca panas dan kering.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan asap, api, maupun potensi kebakaran kepada pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, relawan, atau pihak terkait lainnya sehingga dapat segera ditangani sebelum meluas.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah, TNI, dan Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita tingkatkan kepedulian, kewaspadaan, serta koordinasi dalam menjaga lingkungan,” tegasnya.

Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, diharapkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya Karhutla semakin meningkat. Dengan sinergi seluruh unsur dan partisipasi aktif masyarakat, upaya pencegahan serta penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Balangan dapat dilaksanakan secara optimal.(1001).