Dua lokasi kebakaran lahan di Desa Sepaso Barat menjadi ujian kesiapsiagaan bagi 35 prajurit Yonif TP 879/Rangkok Cakti pada akhir pekan kemarin. Para prajurit tersebut harus bergerak dari satu titik api ke titik lainnya tanpa kembali ke markas demi memastikan api tidak meluas ke pemukiman warga.
Insiden dimulai saat informasi kebakaran di KM 3 Segadur diterima pada sore hari, di mana lahan seluas satu hektare mulai dilalap api. Sinergi antara TNI, BPBD, dan pemadam kebakaran setempat berhasil melokalisir api dalam waktu singkat sehingga penanganan selesai sebelum pukul empat sore. Namun, tugas mereka belum berakhir karena muncul laporan kebakaran susulan di kawasan Bukit Permai.
Di Bukit Permai, pemadaman dilakukan dengan dukungan mobil pemadam dari Yonif, BPBD, serta bantuan kendaraan dari CSR PT KPC. Lahan seluas 0,5 hektare berhasil ditangani secara total pada pukul 17.45 WITA setelah perjuangan intensif di lapangan. Kondisi personel dipastikan lengkap dan aman saat mereka akhirnya kembali ke pos siaga karhutla pada malam hari.
Menanggapi kejadian ini, Kolonel Inf Agussalim Tuo menyatakan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat saat bencana adalah prioritas utama. Penyelidikan mengenai penyebab pasti kebakaran kini tengah dilakukan oleh pihak kepolisian, sementara total lahan yang terdampak mencapai 1,5 hektare yang juga sempat menimbulkan gangguan asap bagi warga sekitar.
