Dampak Kehadiran TNI: Usaha Mikro di Luwu Timur Flourish

oleh

Luwu Timur – Program TMMD Reguler ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 1403/Palopo telah memberikan berkah bagi para pelaku usaha kecil di sekitar lokasi. Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Jeni Lapik, seorang warga Dusun Rande-Rande, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur. Warung yang ia kelola kini dipenuhi oleh pengunjung, termasuk anggota Satgas TMMD.

Kedatangan ratusan prajurit TNI di daerah tersebut telah berdampak pada situasi di sekitarnya, membuat kegiatan di lokasi menjadi lebih hidup. Hal ini juga berpengaruh positif terhadap penjualan di warung Jeni, yang mengalami lonjakan drastis. “Alhamdulillah, warung saya semakin ramai sejak TMMD, dagangan lebih laris dibandingkan hari biasa,” ungkap Jeni pada Kamis (15/10/2026).

Peningkatan ini semakin terlihat ketika Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, Dansatgas TMMD ke-130, mengunjungi lokasi sasaran. Ia menyempatkan diri untuk mampir ke warung Jeni dan bercengkerama dengan warga sembari menikmati secangkir kopi sambil memborong beberapa barang dagangan. Kegiatan tersebut menciptakan interaksi yang hangat antara warga dan prajurit.

Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro berharap agar kehadiran TMMD dapat memberikan manfaat yang lebih dari sekadar pembangunan fisik. Ia ingin inisiatif ini mampu memberikan dampak nyata pada perekonomian masyarakat. Menurutnya, peningkatan aktivitas di warung Jeni adalah contoh nyata bahwa keberadaan TNI dapat memberikan manfaat bagi usaha kecil yang ada di masyarakat.