Bangli – Pada Sabtu, 20 Desember 2025, Babinsa Desa Abuan, Sertu I Dewa Gede Mertawan, bersama Pecalang dari Banjar Adat Sala, melakukan kegiatan pembersihan material longsor di areal Pura Penglukatan Taman Pecampuhan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kegiatan ini dilakukan setelah hujan deras yang melanda wilayah tersebut mengakibatkan tanah menjadi labil, sehingga menyebabkan pohon tumbang yang menimpa area tempat penglukatan.
Kegiatan pembersihan ini diadakan sebagai respon terhadap situasi darurat yang dihadapi masyarakat setempat. Menurut Sertu I Dewa Gede Mertawan, inisiatif ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa bersama unsur adat dalam menjaga tempat suci dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. ‘Kami berkolaborasi dengan Pecalang dan warga untuk gotong royong membersihkan material longsor agar tidak menimbulkan bahaya bagi aktivitas keagamaan dan keselamatan masyarakat,’ ungkapnya.
Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, juga memberi apresiasi atas kolaborasi antara Babinsa, Pecalang, dan masyarakat dalam menangani bencana ini. Ia menekankan pentingnya kehadiran Babinsa di wilayah binaan sebagai wujud kepedulian dan responsif terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat. ‘Sinergi antara TNI, unsur adat, dan warga sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan, terutama di saat cuaca ekstrem seperti sekarang,’ tegas Dandim.
Lebih lanjut, Dandim mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana alam lainnya di tengah intensitas curah hujan yang masih tinggi.
