Klungkung, Bali – Pemerintah Kecamatan Banjarangkan bersama TNI kembali menggelar Bulan Bahasa Bali VIII pada Selasa, 3 Februari 2026, di Balai Adat Dusun Getakan, Desa Getakan. Kegiatan ini mengusung tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa”, yang diartikan sebagai altar pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Tema tersebut bertujuan untuk memperkuat spiritualitas masyarakat Bali melalui pengembangan bahasa dan sastra dalam kehidupan sehari-hari.
Acara dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Klungkung, Pengawas Guru Kabupaten, serta perwakilan dari 30 sekolah dasar di Kecamatan Banjarangkan. Babinsa Getakan, Serma Wayan Sukadana, turut hadir untuk mengawal jalannya acara ini, yang merupakan bentuk dukungan TNI dalam pelestarian budaya lokal.
Kegiatan Bulan Bahasa Bali ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2018, yang mengatur perlindungan dan penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Selama bulan Februari, masyarakat diajak berpartisipasi dalam berbagai lomba dan kegiatan edukatif yang bertujuan untuk memuliakan bahasa dan sastra Bali.
Menurut Serma Wayan Sukadana, festival ini merupakan salah satu langkah nyata dalam menjaga kelestarian budaya Bali di tengah arus globalisasi. “Kami berharap, melalui Bulan Bahasa Bali, generasi muda dapat memahami pentingnya melestarikan bahasa dan sastra Bali,” tambahnya, menegaskan komitmen bersama untuk menjaga warisan budaya yang kaya ini agar tetap lestari untuk generasi mendatang.
