Satgas Yonif 751/VJS Terangi Kampung Kakopom Melalui Pemasangan Lampu Penerangan

oleh

Kakopom, Pegunungan Bintang – Pos Parim dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) baru-baru ini melaksanakan kegiatan pemasangan lampu penerangan di Kampung Kakopom, sebuah daerah binaan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Kegiatan ini dilakukan pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan serta keamanan masyarakat, terutama di malam hari.

Pemasangan lampu tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap Kampung Kakopom, yang selama ini belum mendapatkan aliran listrik. Kondisi kegelapan di kampung pada malam hari menghambat aktivitas warga dan menimbulkan risiko keselamatan. Dengan adanya lampu penerangan, diharapkan aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan aman.

Personel Pos Parim bekerja sama dengan warga setempat dalam melaksanakan pemasangan lampu di sejumlah titik penting, termasuk jalan utama dan area sekitar rumah penduduk. Seluruh proses dimulai dari pemilihan lokasi yang prioritas, pemasangan instalasi, hingga uji coba untuk memastikan lampu berfungsi dengan baik dan dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

Letda Inf Gerry C. Pansing, Danpos Parim, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial Satgas untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan. “Kami berharap pemasangan lampu ini dapat menerangi kampung, membuatnya lebih aman, dan mendukung kegiatan warga pada malam hari,” tuturnya.

Warga Kampung Kakopom menyambut baik inisiatif ini dan mengucapkan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Mereka mengakui bahwa lampu penerangan sangat bermanfaat, khususnya bagi anak-anak dan masyarakat yang masih aktif pada waktu malam.

Melalui kegiatan ini, Pos Parim Satgas Yonif 751/VJS berharap dapat memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat, menjaga kondusivitas situasi kamtibmas di Kampung Kakopom, serta memastikan kehadiran TNI memberikan dampak positif bagi masyarakat di Pegunungan Bintang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *