Kodim 1626/Bangli Gelar UKT Pencak Silat Militer untuk Tingkatkan Keterampilan Prajurit

oleh

Bangli – Kodim 1626/Bangli mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) bagi para prajuritnya di Lapangan Makodim 1626/Bangli, yang berlokasi di Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli, pada Kamis (12/2/2026). Ujian ini merupakan bagian dari program pengembangan satuan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bela diri militer, daya tahan fisik dan mental, serta membentuk karakter prajurit yang disiplin, tangguh, dan profesional dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat di area tersebut. Seluruh peserta ujian menunjukkan semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab yang tinggi dalam setiap tahap kegiatan.

Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan, Kasdim 1626/Bangli, hadir dalam acara tersebut, bersama dengan para Perwira Seksi (Pasi) dan Danramil yang tergabung dalam Kodim 1626/Bangli, serta seluruh personel militer yang mengikuti ujian. Dalam sambutannya sebelum ujian dimulai, Kasdim menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan dengan kesungguhan. “Saya mengajak semua peserta untuk mengikuti ujian ini dengan semangat juang yang tinggi, percaya diri, dan tetap disiplin. Gunakan kesempatan ini untuk membuktikan kemampuan diri dalam meningkatkan kualitas sebagai prajurit yang profesional, tangguh, dan berkarakter,” tegas Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa UKT Pencak Silat Militer bukanlah sekadar formalitas, tetapi merupakan bagian dari proses pembinaan berkelanjutan. “Kegiatan ini harus dijalani dengan serius, tertib, dan penuh tanggung jawab, karena bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bela diri serta membangun sikap disiplin dan soliditas prajurit dalam mendukung tugas pokok satuan,” tuturnya. Tim penguji UKT PSM dipimpin oleh Kapten Inf I Made Mahardika, dengan anggota Serka Apni, Serka Firmansyah, Sertu I Kadek Wira Adi, dan Serda I Gede Erik. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengecekan personel dan pengarahan, dilanjutkan dengan doa bersama, pembagian gelombang peserta, serta pemanasan dan peregangan, sebelum akhirnya melaksanakan ujian yang mencakup aspek teknik, fisik, dan ketahanan mental, yang diakhiri dengan evaluasi menyeluruh. (Pendim 1626/Bangli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *