Timor Tengah Selatan – Keterlibatan aparat teritorial menunjukkan peran penting dalam mendukung pembangunan masyarakat. Personel Babinsa dari Koramil 1621-03 Mollo Utara, yaitu Sertu Yoel Tasekep dan Sertu Agusthinus Dominggus Saku, melakukan pendampingan terhadap tim peneliti dari IRGSC yang bekerja sama dengan EMPATI dalam kegiatan penelitian pompa hidram di Desa Ajaobaki, Kecamatan Mollo Utara, pada hari Sabtu, 14 Februari 2026.
Dalam kegiatan ini, Babinsa berperan tidak hanya sebagai pengaman wilayah, tetapi juga sebagai penghubung komunikasi antara tim peneliti dan masyarakat setempat, memastikan bahwa proses penelitian berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Rangkaian penelitian dimulai dengan wawancara bersama Kepala Desa Ajaobaki untuk menggali informasi mengenai pemanfaatan pompa hidram sebagai solusi penyediaan air bersih bagi penduduk.
Selanjutnya, tim peneliti berdialog langsung dengan masyarakat pengguna pompa hidram untuk memahami manfaat, kendala, serta dampak yang ditimbulkan oleh keberadaan sarana tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, wawancara juga dilakukan dengan Babinsa, sebagai aparat yang memiliki pemahaman mendalam terkait kondisi sosial masyarakat dan penggunaan pompa hidram di wilayah tersebut.
Kegiatan dilanjutkan dengan observasi lapangan untuk melihat secara langsung efektivitas dan kondisi teknis pompa hidram. Keterlibatan Babinsa dalam penelitian ini menunjukkan komitmen TNI AD untuk mendukung program pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, terutama dalam penyediaan air bersih di pedesaan. Sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, lembaga penelitian, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif, serta mendapatkan respon positif dari warga yang merasa diperhatikan terhadap kebutuhan air bersih mereka.
