Babinsa Koramil Katikutana Dampingi Petani dalam Perawatan Tanaman Padi

oleh

SUMBA TENGAH – Hamparan tanaman padi yang mulai berwarna hijau menjadi simbol harapan bagi para petani. Dalam proses perawatan padi tersebut, Babinsa dari Koramil 03/Katikutana Kodim 1613/Sumba Barat, Serma Suherman, aktif mendampingi para petani di lahan persawahan milik warga Desa Anakalang, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah, pada hari Senin, 16 Februari 2026.

Dalam kegiatan ini, Babinsa bersama dengan petani melakukan penyemprotan pestisida untuk mengatasi hama yang menyerang tanaman padi, serta membersihkan gulma yang dapat menghambat pertumbuhan padi. Pendampingan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kewilayahan Babinsa dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Kehadiran Babinsa tidak hanya diartikan sebagai bantuan fisik, tetapi juga memberikan dorongan semangat kepada para petani agar tetap berkomitmen dalam merawat tanaman mereka hingga masa panen. Sinergi antara TNI dan masyarakat ini mencerminkan kekuatan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Serma Suherman menjelaskan bahwa perawatan tanaman adalah fase krusial yang mempengaruhi hasil panen. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pendampingan yang berkesinambungan. “Kami ingin memastikan bahwa tanaman tumbuh dengan baik. Perawatan maksimal hari ini sangat menentukan hasil panen di masa mendatang,” ungkapnya.

Ia juga menyatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian merupakan komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional. “Kami siap hadir dan membantu petani di setiap tahap, mulai dari penanaman hingga panen,” tambahnya.

Sementara itu, pemilik lahan sawah yang didampingi mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan Babinsa. Menurutnya, dukungan dan keterlibatan langsung Babinsa meningkatkan motivasi mereka. “Dengan adanya Babinsa yang memantau dan membantu, kami menjadi lebih percaya diri dan semangat dalam merawat tanaman,” ujarnya.

Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta memberikan hasil panen yang optimal untuk kesejahteraan para petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *