TNI AD Laksanakan Upacara Pemakaman Militer untuk Kapten Inf Wagino di Atambua

oleh

Belu – TNI Angkatan Darat (AD) mengadakan upacara pemakaman militer untuk menghormati almarhum Kapten Inf Wagino, yang menjabat sebagai Kasdim Kodim 1621/TTS, pada Selasa (17/2/2026) di Taman Makam Pahlawan Seroja Haliwen, Kabupaten Belu.

Upacara yang dilaksanakan secara militer ini merupakan bentuk penghormatan terakhir atas jasa, pengabdian, dan dharma bakti almarhum kepada bangsa dan negara. Penyelenggaraan upacara dipimpin oleh Inspektur Upacara Kasdim Kodim 1605/Belu, Mayor Kav Yatman, dan dihadiri oleh sekitar 300 peserta, termasuk prajurit TNI, Persit, purnawirawan, serta masyarakat sekitarnya.

Sebelum pemakaman, prosesi diawali dengan upacara penyerahan jenazah dari keluarga kepada TNI AD di rumah dinas Kodim 1605/Belu. Selanjutnya, jenazah disalatkan di Masjid At-Taqwa Kompi Senapan B Yonif Raider Khusus 744/SYB sebelum dibawa ke taman makam.

Dalam amanat yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Komandan Kodim 1621/TTS mengungkapkan bahwa kepergian almarhum adalah kehilangan yang mendalam bagi keluarga besar TNI AD, terutama di jajaran Korem 161/WS. Almarhum dikenal sebagai prajurit yang memiliki dedikasi tinggi, bertanggung jawab, dan loyal dalam menjalankan tugasnya.

Di akhir amanat, disampaikan harapan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan amal dan pengabdiannya. Keluarga yang ditinggalkan juga diharapkan untuk tetap tabah menghadapi cobaan ini.

Riwayat kesehatan almarhum bermula dari keluhan kurang enak badan setelah kembali dari tugas pada 13 Februari 2026. Meskipun sempat membaik, kondisinya kembali memburuk pada 16 Februari 2026 sehingga harus dilarikan ke fasilitas kesehatan di Soe. Setelah mendapatkan perawatan awal, almarhum dirujuk ke Kupang dan menjalani perawatan di RSUD Naibonat dan RSU WZ Yohanes Kupang sebelum menghembuskan nafas terakhir pada pukul 01.12 WITA.

Upacara pemakaman militer berlangsung dengan khidmat, meliputi penghormatan militer, tembakan salvo, pembacaan riwayat hidup, dan penimbunan liang lahat secara simbolis oleh Inspektur Upacara bersama keluarga. Prosesi ditutup dengan penghormatan terakhir kepada almarhum sebagai tanda penghargaan atas pengabdian selama berdinas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *