Lombok Tengah – Wilayah Kabupaten Lombok Tengah kembali menghadapi cuaca ekstrem, yang diwarnai hujan lebat dan angin kencang, menerjang Dusun Selebung, Kecamatan Batukliang pada Selasa (3/3/2026). Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan parah pada atap dan dinding, dengan banyak pohon tumbang di sekeliling lokasi kejadian. Satu orang dilaporkan mengalami cedera akibat bencana ini.
Kapten Inf Suliono, Danramil 1620-07/Batukliang, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, setidaknya 27 rumah rusak berat. Kerusakan paling signifikan terdapat pada atap yang terbang akibat angin kencang dan tembok yang roboh setelah tertimpa pohon yang tumbang.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Saat ini, kami bersama masyarakat melakukan gotong-royong untuk membersihkan material pohon yang menghalangi jalan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan,” jelas Danramil.
Akibat insiden ini, seorang warga mengalami luka-luka saat berusaha menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan saat hujan deras bertiup kencang di daerahnya. Merespons peristiwa tersebut, Babinsa Desa Selebung, Serka Lalu Irman, segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Tujuan aksi cepat Babinsa adalah untuk mengevakuasi korban luka ke fasilitas kesehatan terdekat dan membantu warga dalam menyelamatkan barang-barang berharga mereka dari puing-puing,” tuturnya.
Pemerintah desa, bersama dengan Babinsa dan aparat terkait, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang. “Saat ini, proses pembersihan di Dusun Dasan Lekong masih berlangsung. Kehadiran Babinsa dan anggotanya di tengah-tengah masyarakat tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral bagi para korban yang mengalami trauma akibat kejadian ini,” pungkasnya.
