Jakarta – Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., selaku Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), menekankan bahwa kenaikan pangkat bagi 28 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat merupakan amanah yang harus dibarengi dengan peningkatan profesionalisme dan kinerja. Pernyataan tersebut disampaikan ketika beliau memimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat di Markas Besar TNI AD pada Selasa, 17 Maret 2026.
Acara ini tidak hanya merupakan bagian dari pembinaan karier prajurit, tetapi juga penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan para perwira tinggi kepada bangsa dan negara melalui TNI AD. Dari 28 Pati yang menerima kenaikan pangkat, mereka berasal dari berbagai perwira yang bertugas baik di dalam maupun luar struktur TNI AD.
Dalam pesan yang disampaikannya, Kasad menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan baik. “Kenaikan pangkat ini sebaiknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada TNI AD, bangsa, dan negara,” ujar Kasad.
Di antara para perwira tinggi yang melaksanakan laporan korps terdapat nama-nama seperti Letjen TNI Ariyo Windutomo (Kepala Sekretariat Presiden RI), Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan (Dan PMPP TNI), dan Mayjen TNI Teguh Pudji Rahardjo (Wadan Sesko TNI). Selain itu, juga hadir Brigjen TNI Hendri Sembiring (Dir D Bais TNI) dan Brigjen TNI Leonardo Sebastian (Dir A Bais TNI).
Dari jajaran internal TNI AD, perwira tinggi yang mendapatkan kenaikan pangkat termasuk Mayjen TNI IGBN Tedjasukma (Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Ketahanan Energi, SDA dan Lingkungan Hidup) dan Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar (Pangdivif 1 Kostrad). Kegiatan ini berlangsung khidmat, menggambarkan komitmen TNI AD terhadap profesionalisme dan kesinambungan kepemimpinan. Dengan kenaikan pangkat ini, diharapkan para perwira tinggi dapat memberikan kontribusi yang lebih baik serta mampu berinovasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD dan kemajuan satuannya. *(Dispenad)*
