Manggarai Timur – Perhatian dan kepedulian dari aparat teritorial kembali terlihat saat Pratu Kristoforus yang merupakan Babinsa dari Koramil 1612-04/Elar, secara langsung terlibat dalam upaya pembersihan pascabanjir yang melanda wilayah pesisir.
Banjir yang terjadi pada Senin, 23 Maret 2026, disebabkan oleh naiknya gelombang air laut yang menggenangi permukiman di Kampung Pasir Timur, Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur. Imbasnya, sejumlah rumah warga dipenuhi lumpur serta material yang terbawa oleh arus banjir.
Tanpa menunggu lama, Pratu Kristoforus bersama dengan masyarakat setempat melakukan kegiatan gotong royong untuk membersihkan sisa-sisa banjir, termasuk lumpur, kayu, dan berbagai sampah yang berserakan di area permukiman.
Dalam pernyataannya, Pratu Kristoforus menjelaskan bahwa kehadirannya adalah bagian dari tanggung jawab sebagai aparat kewilayahan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan. “Kami sebagai Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika mereka menghadapi bencana. Semoga melalui gotong royong ini, kondisi kampung bisa segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Salah seorang warga yang terkena dampak, Bapak Yusuf, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. “Kehadiran Babinsa sangat membantu kami. Kondisi pascabanjir ini cukup berat, tetapi dengan bantuan ini, proses pembersihan jadi lebih cepat,” ungkapnya.
Kegiatan ini bukan hanya mempercepat pemulihan lingkungan, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
