Manado – Sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Utara, acara Peletakan Batu Pertama (Ground Breaking) Jembatan Perintis Garuda untuk Tahap III dan IV Tahun Anggaran 2026 dihelat di Desa Talawaan Atas, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara.
Acara ini dihadiri oleh Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, Dandim 1309/Manado, yang mendampingi Mayjen TNI Mirza Agus, Pangdam XIII/Merdeka. Selain itu, Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., serta Wakapolresta Manado, AKBP Eko Sisbiantoro, S.I.K., dan para tokoh agama, adat, dan masyarakat setempat juga turut hadir.
Acara tersebut dimulai dengan sambutan dari pejabat pemerintah daerah yang menekankan pentingnya pembangunan jembatan ini sebagai penghubung vital yang dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Minahasa Utara.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang diusung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini mencerminkan kehadiran negara di tengah masyarakat, guna meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan hingga ke daerah.
Kodim 1309/Manado berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan warga setempat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dipandang sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Di kesempatan itu, Pangdam XIII/Merdeka juga menyerahkan bingkisan sembako kepada warga sekitar dan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Perintis Garuda adalah simbol kerjasama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional. Diharapkan, keberadaan jembatan ini kelak akan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan prosesi peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III, yang berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan pembangunan jembatan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan serta konektivitas wilayah Kabupaten Minahasa Utara.
