SUMBA BARAT – Proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda resmi dimulai di wilayah Kodim 1613/Sumba Barat, dengan lokasi di Desa Pondok, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah. Acara peletakan batu pertama (ground breaking) berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026.
Kegiatan ini dilakukan secara bersamaan melalui video conference (vidcon) di berbagai lokasi jajaran Kodam IX/Udayana. Peletakan batu pertama dipimpin oleh Dandim 1613/Sumba Barat, Letkol Inf. Ignasius Hali Sogen, S.E., M.Han, bersama dengan Wakil Bupati Sumba Tengah.
Dalam acara ini, hadir pula sejumlah unsur Forkopimda Sumba Tengah, Wadanyon TP 930/Toda Tebi, Forkopimcam Umbu Ratu Nggay Barat, anggota Polsek Katikutana, serta perwakilan dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Pembangunan jembatan ini melibatkan Kodim 1613/Sumba Barat bekerja sama dengan masyarakat sebagai manifestasi dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Jembatan yang sedang dibangun ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada sekitar 90 Kepala Keluarga, dengan total populasi 331 jiwa.
Keberadaan jembatan ini sangat penting karena menjadi akses utama bagi masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, termasuk untuk anak-anak yang bersekolah dan mobilisasi hasil pertanian.
Dandim 1613/Sumba Barat mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat dalam proses pembangunan ini. “Semoga pembangunan jembatan ini dapat segera selesai sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendukung aktivitas dan meningkatkan perekonomian,” ujarnya.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda, diharapkan akan memperlancar akses transportasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.
(Pendim 1613/SB)
