Timor Tengah Selatan — Momen penuh khidmat dan suka cita mengisi perayaan Hari Raya Paskah ke II Tahun 2026 di berbagai gereja di Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Senin pagi (06/04/2026). Sejak pukul 06.00 WITA, ribuan umat Nasrani mulai berdatangan ke gereja untuk mengikuti serangkaian ibadah yang menjadi bagian penting dalam memperingati kebangkitan Yesus Kristus. Ibadah tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan dipenuhi penghayatan spiritual.
Di Gereja St. Maria Mater Dolorosa, misa yang dipimpin oleh Rm. Primus Jun Lake Pr. dihadiri sekitar 600 umat. Sementara di Gereja Maranatha, ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Marselina Kedora Tanaem, S.Th., diikuti oleh 400 jemaat. Antusiasme umat sangat terasa di Gereja Efata, yang melangsungkan dua sesi ibadah; sesi pertama pada pukul 06.00 WITA dihadiri oleh 864 jemaat dan sesi kedua pada pukul 08.00 WITA dengan kehadiran 501 jemaat.
Di tempat lain, Gereja GMIT Petra SoE mencatat kehadiran sekitar 500 jemaat, sedangkan Gereja GMIT Imanuel Oebesa menjadi salah satu gereja dengan jumlah jemaat terbanyak, mencapai 940 orang. Keseluruhan rangkaian ibadah ini didukung oleh pengamanan terpadu yang melibatkan anggota Kodim 1621/TTS, Polres TTS, Dinas Perhubungan, petugas keamanan gereja, dan organisasi pemuda gereja (THS/THM). Kehadiran aparat keamanan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat dalam menjalankan ibadah.
Hingga pukul 11.00 WITA, seluruh kegiatan ibadah di wilayah Kota SoE dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa gangguan yang berarti. Perayaan Paskah ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, melainkan juga momen mendalam bagi umat Kristiani untuk mengenang kebangkitan Yesus Kristus sebagai simbol kemenangan atas dosa dan kematian. Nilai-nilai iman, harapan, dan kebersamaan semakin diperkuat dalam suasana penuh suka cita ini.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan secara kondusif, perayaan Paskah ke II tahun ini menjadi cerminan kuatnya toleransi, sinergi aparat, serta kedewasaan masyarakat dalam menjaga kedamaian bersama.
