Persit Kodam XXI/Radin Inten Memperkuat UMKM Lokal Melalui Batik ChaCha Mentari

Ibu Dewa, seorang anggota Persit (istri prajurit TNI AD) yang aktif sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat, terutama perempuan di lingkungannya. Melihat banyak ibu rumah tangga yang memiliki keterampilan namun belum memiliki platform untuk mengekspresikannya, Ibu Dewa berinisiatif untuk membantu mereka dengan membangun sebuah wadah produktif.

Dalam upayanya, Ibu Dewa menyadari potensi besar yang dimiliki oleh perempuan untuk mencapai kemandirian ekonomi. Di tengah itu, Kabupaten Rejang Lebong memiliki warisan budaya yang kaya, salah satunya adalah Batik ChaCha Mentari. Batik ini bukan hanya sekadar kain dengan motif yang menarik, tetapi juga merupakan simbol budaya daerah yang sarat dengan makna dan nilai sejarah, terinspirasi dari aksara kaganga yang merupakan warisan leluhur.

Dengan semangat kolaborasi, Ibu Dewa berkumpul dengan ibu-ibu rumah tangga di sekitarnya untuk belajar menggambar pola, mencanting, dan mewarnai kain. Batik ChaCha Mentari kini memiliki tiga pengrajin yang mampu memproduksi 10-30 helai kain setiap bulannya, dan mendapat pesanan meskipun masih dalam cakupan wilayah Bengkulu.

Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) berkomitmen untuk mendukung anggotanya dalam pengembangan diri dan usaha, termasuk melalui program Persit Bisa yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta kesejahteraan anggota. Setelah sukses di tahun 2025, program ini diselenggarakan lagi pada Mei tahun ini di Balai Kartini Jakarta.

Pada kesempatan ini, Batik ChaCha Mentari terpilih sebagai perwakilan dari Cabang XX Dim 0409 Koorcab Rem 041 PD XXI/Radin Inten, di mana Ny. Ratih Agung, Ketua cabang, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut.

“Terpilihnya UMKM Batik ChaCha Mentari dalam program Persit Bisa menunjukkan kerja keras dan kreativitas anggota Persit dalam mengembangkan usaha mereka,” jelasnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, yang memberikan motivasi dan pembinaan agar anggota dapat mengembangkan usaha dengan baik.

Melalui program ini, diharapkan pelestarian budaya Rejang Lebong dapat terjaga, batik lokal semakin dikenal, serta kesejahteraan ibu rumah tangga dapat meningkat, menjadi inspirasi bagi anggota lainnya untuk berkarya dan berinovasi.