TTS, NTT – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung inisiatif strategis nasional kembali ditunjukkan melalui Video Conference (Vicon) yang berlangsung pada Selasa, 7 April 2026, untuk mengevaluasi perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Acara ini dilaksanakan di Desa Oebobo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dipimpin oleh Wakil Panglima TNI, Letjen TNI Tandyo Budi Revita, dan dihadiri oleh perwakilan komando kewilayahan dari seluruh Indonesia, termasuk Kodim 1621/TTS.
Sejak pagi, Dandim 1621/TTS, Letkol Inf. Gunawan Budhi Prasetyo, S.Sos., beserta jajarannya telah melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan KDKMP. Setibanya di lokasi, mereka melakukan pengecekan langsung terhadap kemajuan pembangunan gedung Koperasi Merah Putih, menunjukkan perhatian yang serius terhadap kesiapan fasilitas yang ada.
Memasuki sesi utama Vicon pada pukul 10.00 WITA, Wakil Panglima TNI memberikan apresiasi atas percepatan pembangunan KDKMP yang telah mencapai sekitar 620 unit di berbagai daerah di Indonesia. Meski demikian, tantangan besar tetap ada. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya agar pembangunan tidak hanya terfokus pada fisik gedung, tetapi KDKMP harus segera beroperasi dan terhubung dengan program-program strategis lainnya, seperti program penyediaan makanan bergizi gratis, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Ini bukan hanya mengenai membangun gedung; ini tentang menggerakkan ekonomi rakyat dari desa,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau menetapkan target ambisius, yakni sebanyak 35.000 gerai Koperasi Merah Putih harus selesai hingga akhir April 2026. Target ini menuntut kerja keras yang solid dan dedikasi dari seluruh jajaran TNI di wilayah tersebut.
Dandim 1621/TTS, berserta unsur Pasi Ter, Danramil, dan Babinsa, aktif mengikuti evaluasi sembari melaporkan perkembangan di wilayah masing-masing. Kegiatan ini berlangsung dinamis dan menunjukkan semangat tinggi dalam mendukung program pemerintah, serta menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan dan ekonomi masyarakat hingga ke pelosok desa.
