Pembangunan jembatan gantung di Dusun Kayu Madu, Desa Labuhan Badas, menjadi titik cerah bagi masyarakat setempat yang telah lama menantikan infrastruktur pendukung. Dikerjakan oleh TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1607/Sumbawa, proyek ini melibatkan berbagai elemen, termasuk anggota Yonif TP 835/SYB dan Subdenzibang. Progres pembangunan kini berada pada tahap kritis dengan pemasangan besi-besi foot plat sebagai bagian dasar jembatan.
Ketua RT setempat, Bapak I Nyoman Suwite, menyatakan syukur atas pencapaian ini. “Ini adalah kebahagiaan yang luar biasa bagi kami,” ujarnya, mencerminkan harapan yang mengemuka di kalangan warga. Jembatan ini diharapkan tidak hanya sebagai akses fisik, tetapi juga sebagai penghubung sosial yang memperlancar aktivitas sehari-hari penduduk, terutama anak-anak yang bersekolah.
Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, juga memberikan sambutan positif terkait proyek ini. Ia menekankan pentingnya kehadiran jembatan untuk meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas warga. “Kami ingin infrastruktur ini memberikan banyak manfaat dan dijaga bersama agar bisa bertahan lama,” katanya, menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Proyek jembatan gantung diharapkan tidak hanya berkontribusi pada transportasi tetapi juga memberikan dorongan bagi perekonomian setempat. Dengan akses yang lebih baik, warga berharap dapat meraih lebih banyak peluang demi kehidupan yang lebih baik dan sejahtera untuk generasi mendatang.
