Sinergi TNI dan Warga Dorong Progres Jalan Rabat Beton Hutamonu Tembus Dua Pertiga Target

oleh
oleh

BOALEMO – Pembangunan jalan rabat beton di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, terus mencatatkan kemajuan yang luar biasa dan sangat menggembirakan. Hingga Selasa (12/05/2026), progres pembangunan telah mencapai 400 meter atau melebihi dua pertiga dari target awal sepanjang 600 meter.

Capaian tersebut terwujud berkat sinergi kuat dan semangat gotong royong antara Kodim 1316/Boalemo, personel Yonif TP 915/Bitu’o, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo, serta dukungan penuh masyarakat setempat. Laju pembangunan yang semakin pesat juga didukung keberadaan Mesin Pengaduk Material Konstruksi yang membuat pekerjaan lebih efisien, cepat, dan tetap menjaga kualitas hasil secara optimal.

Perubahan yang terjadi di lokasi pembangunan kini sangat terasa dan terlihat jelas. Jalur yang sebelumnya berupa tanah tidak rata, berdebu saat panas, dan berlumpur ketika hujan, kini mulai berubah menjadi akses jalan yang tertata rapi dan kokoh.

Dasar jalan telah disiapkan secara teliti dan matang sebelum dilakukan pengecoran beton. Kondisi ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses, terutama saat musim hujan.

Kemajuan pembangunan ini tidak terlepas dari semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama di lapangan. Personel Kodim 1316/Boalemo bekerja bahu-membahu bersama prajurit Yonif TP 915/Bitu’o dan warga masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.

Mereka bersama-sama meratakan tanah dasar hingga benar-benar stabil, sekaligus memasang bekisting dengan presisi tinggi agar hasil pengecoran nantinya rata, kuat, dan tahan lama. Kerja sama yang solid antar seluruh elemen membuat setiap tahapan pekerjaan berjalan lancar dan cepat.

Selain itu, penggunaan Mesin Pengaduk Material Konstruksi juga membawa perubahan besar dalam proses pengerjaan. Berbeda dengan metode manual yang memerlukan waktu dan tenaga lebih besar, alat tersebut mampu mencampur semen, pasir, dan batu kerikil secara merata dalam waktu singkat.

Hasil adukan yang homogen membuat kualitas beton menjadi lebih padat, kuat, dan tahan lama sehingga jalan yang dibangun nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., yang terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan, mengaku bangga atas capaian yang berhasil diraih hingga saat ini.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur melihat bagaimana pembangunan ini berjalan cepat dan lancar. Dari target 600 meter, kita sudah mencapai 400 meter, artinya tinggal selangkah lagi menyelesaikan seluruh pembangunan. Ini semua berkat semangat gotong royong yang tinggi dan kekompakan antara personel Kodim 1316/Boalemo, rekan-rekan Yonif TP 915/Bitu’o, serta kerja sama yang sangat baik dengan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap menjaga kualitas pekerjaan meskipun pembangunan berjalan cepat.

“Kecepatan kami jaga, namun kualitas tidak pernah kami abaikan, sehingga jalan ini nantinya benar-benar menjadi jalan yang kuat, awet, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” tambahnya.

Transformasi fisik yang terlihat di lapangan kini memberikan harapan baru bagi warga Desa Hutamonu. Hamparan beton yang mulai terbentuk menggantikan jalan tanah yang sebelumnya menjadi kendala utama akses masyarakat.

Perubahan tersebut bukan hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Para petani kini dapat mengangkut hasil panen dengan lebih mudah dan efisien, sementara aktivitas masyarakat sehari-hari menjadi lebih nyaman tanpa terganggu debu maupun genangan air saat hujan turun.

“Kami memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan seluruh pembangunan tepat waktu sebelum 21 Mei mendatang. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga dan dukungan alat yang memadai, kami yakin target 600 meter dapat tercapai dengan hasil terbaik,” tegas Letkol Czi Wiratama Suryono.

Menurutnya, manfaat jalan tersebut nantinya akan dirasakan langsung oleh masyarakat dalam jangka panjang dan menjadi salah satu penunjang peningkatan kesejahteraan warga Desa Hutamonu dan sekitarnya.

Semangat kerja yang kompak dan harmonis hingga kini tetap terpelihara. Prajurit TNI dan masyarakat saling melengkapi serta mendukung satu sama lain, membuktikan bahwa keberhasilan pembangunan bukan hanya ditentukan oleh teknologi dan alat modern, tetapi juga oleh kekompakan, kerja keras, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.(1316).