Cilegon – Kegembiraan dan rasa syukur mengisi udara di Kelurahan Mekar Sari setelah proyek pembangunan desa yang krusial selesai. Proyek TMMD ke-128 yang diorganisir oleh Kodim 0623/Cilegon membuka lembaran baru dengan semangat optimisme. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk memajukan kawasan Pulomerak menuju kemandirian dan kemakmuran di masa depan.
Inisiatif ini tercermin dari penyelesaian 10 titik sumur bor yang menjadi bagian dari Program Unggulan TNI AD. Seluruh fasilitas terkait untuk sumur ini sudah siap digunakan sepenuhnya setelah dinyatakan tuntas 100 persen pada Hari H+27. Proyek ini diharapkan dapat menjadi investasi jangka panjang untuk mengatasi tantangan pembangunan akibat kurangnya pasokan air.
Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., sebagai Dansatgas TMMD ke-128, mengemukakan bahwa proyek ini bertujuan mempercepat pertumbuhan sektor-sektor strategis di pedesaan. “Dengan selesainya sumur bor ini, kami berharap ini menjadi langkah awal kebangkitan ekonomi di Mekar Sari. Air adalah kebutuhan utama, dan kami di sini untuk menjamin ketersediaan sumber daya dasar bagi pembangunan,” ujarnya pada Selasa (19/5/2026).
Ketersediaan air bersih ini memiliki dampak langsung pada ketahanan pangan dan penguatan ekonomi kreatif rumah tangga. Warga kini bisa memanfaatkan air yang mengalir untuk mengairi kebun sayur dan memenuhi kebutuhan peternakan, membuka peluang baru untuk penambahan pendapatan. Selain itu, sumur bor ini juga membawa perbaikan besar dalam sanitasi dan kualitas lingkungan, sehingga menghasilkan perilaku hidup bersih yang lebih baik bagi seluruh keluarga.
