ACEH SELATAN – Satuan Tugas (Satgas) TNI AD kembali menuntaskan pembangunan dua unit Jembatan Aramco di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Selatan. Kali ini, jembatan yang berhasil dirampungkan berada di Desa Pucuk Limbang, Kecamatan Kluet Timur dan Desa Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan, Jumat (22/5/2026).
Rampungnya pembangunan tersebut menjadi kabar gembira bagi masyarakat setempat. Selama ini, akses penghubung antar desa di wilayah tersebut cukup sulit dilalui, terutama saat musim huan dan meningkatnya debit air sungai.
Kini, keberadaan jembatan baru itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, hingga membuka akses pendidikan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi warga pedalaman.
Koordinator lapangan Satgas TNI AD, Kapten Inf Faisal Kurniawan mengatakan, penyelesaian dua unit jembatan tersebut merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman Aceh Selatan yang dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat.
“Alhamdulillah, dua unit Jembatan Aramco di wilayah Kluet Timur dan Bakongan telah selesai dikerjakan dan kini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah menghadirkan akses yang layak bagi warga,” ujar Kapten Inf Faisal Kurniawan.
Ia menjelaskan, dalam kurun waktu 12 hari, Satgas TNI AD berhasil menyelesaikan tiga titik dari total delapan target pembangunan jembatan di wilayah Aceh Selatan. Bahkan, salah satu titik mampu dirampungkan hanya dalam waktu satu minggu berkat semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat.
Menurutnya, kekompakan antara Satgas TNI AD dan warga menjadi faktor utama percepatan pembangunan. Masyarakat terlihat antusias membantu proses pekerjaan, mulai dari pengangkutan material, pengecoran badan jembatan hingga tahap finishing.
“Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan ini. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga sangat luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu, masyarakat mengaku sangat bersyukur atas hadirnya jembatan tersebut. Warga menilai keberadaan jembatan sangat membantu aktivitas sehari-hari yang sebelumnya terkendala akibat kondisi akses yang rusak dan sulit dilalui.
Bagi masyarakat Desa Pucuk Limbang khususnya, jembatan tersebut merupakan akses utama menuju pusat kecamatan. Sebelumnya, kondisi jembatan yang tidak layak dan medan yang cukup berat membuat aktivitas warga mengalami banyak kendala, terutama saat membawa hasil perkebunan dan kebutuhan pokok.
Namun kini, salah satu kendala utama masyarakat telah teratasi melalui program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Aramco oleh Satgas TNI AD.
“Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo dan TNI AD yang telah membangun jembatan ini. Sekarang kami sudah lebih mudah melintas dan membawa hasil kebun,” ungkap salah seorang warga.
Dengan rampungnya dua unit jembatan tersebut, Satgas TNI AD jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan optimistis penyelesaian sejumlah titik Jembatan Aramco lainnya di wilayah Aceh Selatan dapat segera dituntaskan dalam beberapa hari ke depan guna mendukung konektivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedalaman.(Pr012).
