ACEH SELATAN – Rasa syukur dan bahagia dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Selatan setelah jembatan yang selama ini menjadi akses utama warga kini berhasil dibangun dengan lebih layak dan aman untuk dilalui.
Salah satu yang kini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yakni di Desa Pasi Kuala Asahan, Kecamatan Pasie Raja. Jembatan penghubung utama dari pusat kecamatan menuju desa tersebut rampung dikerjakan oleh Satgas TNI AD pada Minggu (24/5/2026).
Warga setempat mengaku sangat bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Selama ini, masyarakat harus memutar jauh untuk menuju pusat kecamatan akibat kondisi akses yang sebelumnya sulit dilalui. Kini, dengan hadirnya jembatan program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto itu, aktivitas warga menjadi jauh lebih mudah, cepat dan aman.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program prioritas Presiden RI dalam meningkatkan konektivitas serta pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa, khususnya wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi.
Koordinator Lapangan Pembangunan Jembatan Aramco Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Inf Faisal Kurniawan mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam membuka akses dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang layak, namun juga memberikan dampak besar terhadap kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Alhamdulillah, saat ini masyarakat sudah dapat menikmati akses jembatan yang lebih aman dan layak. Program ini menjadi bukti hadirnya negara di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung konektivitas wilayah pedesaan agar aktivitas ekonomi, pendidikan dan pelayanan kesehatan semakin lancar,” ujar Kapten Inf Faisal Kurniawan.
Ia juga menjelaskan, sebanyak 13 unit Jembatan Aramco kini telah selesai dibangun di sejumlah titik wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Selatan. Keberadaan jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat karena berfungsi sebagai urat nadi pergerakan ekonomi dan penunjang aktivitas sehari-hari warga.
“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat pedalaman. Selain memperlancar akses transportasi, keberadaannya juga membantu warga dalam mengangkut hasil pertanian, mempermudah anak-anak menuju sekolah, hingga mempercepat akses pelayanan kesehatan,” lanjutnya.
Kapten Inf Faisal Kurniawan menambahkan, pembangunan jembatan dilakukan melalui kerja sama dan gotong royong antara TNI AD, pemerintah daerah serta masyarakat setempat sehingga proses pengerjaan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Kami berharap keberadaan jembatan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang dan mampu mendukung percepatan pembangunan desa,” tutupnya.(Pr012).
