Babinsa Perkuat Kesadaran Masyarakat tentang Dampak Karhutla terhadap Lingkungan dan Ekonomi

oleh
oleh

ACEH JAYA – Babinsa Koramil 01/Jaya Kodim 0114/Aceh Jaya, Koptu Rahmat Putra dan Koptu Irmansyah, melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di wilayah binaan, Minggu (31/05/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi lingkungan, kesehatan, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Dalam sosialisasi tersebut, Babinsa memberikan pemahaman kepada warga mengenai berbagai dampak negatif yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan. Selain merusak ekosistem, Karhutla juga dapat menyebabkan pencemaran udara, mengganggu aktivitas masyarakat, serta menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.

Koptu Rahmat Putra menjelaskan bahwa pencegahan Karhutla memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, edukasi dan komunikasi secara langsung kepada warga terus dilakukan agar kesadaran menjaga lingkungan semakin meningkat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berisiko menimbulkan kebakaran yang meluas, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi musim kemarau di sejumlah wilayah harus diantisipasi sejak dini agar tidak memicu terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Selain memberikan sosialisasi, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayahnya. Langkah cepat dalam penanganan awal dinilai sangat penting untuk mencegah meluasnya kebakaran.

Pencegahan Karhutla merupakan salah satu bagian dari upaya menjaga ketahanan wilayah. Kebakaran yang tidak terkendali dapat berdampak pada berbagai sektor, mulai dari kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga kelestarian sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan warga.

Dalam perspektif pertahanan nasional, menjaga kelestarian lingkungan menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional. Lingkungan yang terjaga akan mendukung stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan wilayah secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara rutin, Babinsa berupaya membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan memahami risiko yang ditimbulkan oleh pembakaran hutan maupun lahan.

Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat juga menjadi wujud komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah terkait pencegahan Karhutla serta menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan hidup.

Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai bahaya Karhutla, diharapkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan sehingga lingkungan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman serta berkelanjutan.(Pr012).