ACEH JAYA – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran Kodim 0114/Aceh Jaya melalui patroli terpadu dan sosialisasi kepada masyarakat. Sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau, Babinsa Koramil 06/Teunom dan Posramil Pasi Raya, Serka M. Daud dan Serka Samsul Hadi, melaksanakan patroli Karhutla bersama warga Desa Padang Kleng, Saudara Faisal, di wilayah Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (13/06/2026).
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah area yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran lahan, sekaligus memantau kondisi lingkungan di wilayah binaan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah deteksi dini guna mencegah munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran berskala besar.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan. Warga diingatkan agar tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar karena berisiko menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama saat cuaca panas dan angin kencang.
Menurut Serka M. Daud, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Oleh karena itu, kesadaran dan kepedulian warga terhadap lingkungan harus terus ditingkatkan agar potensi kebakaran dapat diminimalkan sejak dini.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat besar, baik terhadap lingkungan, kesehatan maupun aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Babinsa menjelaskan bahwa Karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan ekosistem dan hilangnya vegetasi, tetapi juga dapat memicu kabut asap yang berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Selain itu, kebakaran lahan berpotensi mengganggu aktivitas pertanian, transportasi, dan berbagai sektor ekonomi lainnya.
Selain patroli lapangan, Babinsa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengimbau warga agar segera melaporkan kepada aparat desa maupun pihak terkait apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran di wilayah mereka.
Langkah pelaporan dini dinilai sangat penting agar proses penanganan dapat dilakukan secara cepat sebelum api meluas dan menyebabkan kerugian yang lebih besar. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mencegah terjadinya Karhutla.
Kegiatan patroli bersama warga juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam sebagai aset bersama yang harus dilindungi.
Melalui patroli dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Kodim 0114/Aceh Jaya berkomitmen mendukung upaya pencegahan Karhutla di wilayahnya. Diharapkan masyarakat semakin memahami dampak negatif kebakaran hutan dan lahan serta aktif berperan dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, dan lestari demi kepentingan generasi mendatang.(0114).
