Kutai Timur – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, personel Brigade Infanteri TP 32/Mangkalihat melaksanakan pembangunan Jembatan Garuda. Jembatan ini berfungsi menghubungkan dua desa, yaitu Sepaso Selatan dan Sepaso Induk di Kecamatan Sepaso, Kabupaten Bengalon, yang dilakukan pada Selasa, 16 Juni 2026.
Panjang Jembatan Garuda mencapai 50 meter dengan lebar 1,2 meter. Proses pembangunan tidaklah berjalan mulus, karena mereka harus menghadapi medan yang berat dan perubahan cuaca yang tak terduga. Meski demikian, para prajurit tetap berkomitmen untuk bekerja sama, mengangkat bahan baku, dan merakit strukturnya demi keamanan dan kekokohan jembatan.
Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Agussalim Tuo, S.H.,M.I.P., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari misi TNI dalam pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. “Prajurit kita hadir untuk mendukung perintah Kodim 0909/Kutim dan Korem 091/ASN, termasuk pembangunan proyek ini yang melibatkan Yonif TP 879/Rangkok Cakti,” jelasnya.
Diharapkan, penyelesaian Jembatan Garuda sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dapat menegaskan kerja sama antara TNI dan rakyat. Kolonel Agussalim menekankan bahwa kehadiran mereka juga menunjukkan komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Sementara itu, seorang warga bernama Bapak Santoso menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan jembatan tersebut. “Sebelumnya, kami harus menempuh waktu 35 hingga 45 menit hanya untuk mendapatkan akses ke jalan utama. Dengan jembatan ini, diharapkan transportasi menjadi lebih lancar, dan ekonomi desa dapat tumbuh lebih baik,” tuturnya.
