Dukung Penuh Syiar Keagamaan, Dandim 1005/Barito Kuala Hadiri Peresmian MTQ XXXVII Tingkat Provinsi

oleh
oleh

Barito Kuala – Rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXXVII Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi dibuka pada Sabtu malam (20/06). Acara pembukaan dilaksanakan di Lapangan 5 Desember, Kelurahan Marabahan Kota, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, dan berlangsung dengan suasana yang khidmat, meriah, serta penuh kekhusyukan. Kegiatan akbar tahun ini mengusung tema utama: “Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Sehari-hari untuk Mewujudkan Batola SATU (Sejahtera, Agamis, Terpadu, Unggul)”.

Penyelenggaraan MTQ ini menjadi momentum penting bagi seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Selatan untuk berkumpul, berbagi, dan memperkuat kecintaan terhadap Kitab Suci Al-Qur’an. Hadir memeriahkan acara pembukaan sejumlah pejabat tinggi dan tokoh masyarakat, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Kasrem 101/Ant Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E., M.I.Pol., Komandan Lanud Syamsudin Noor Banjarmasin Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., Bupati Barito Kuala Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., Wakil Bupati Barito Kuala Herman Susilo, serta Kapolres Barito Kuala AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H.

Turut hadir secara khusus adalah Komandan Kodim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., yang mewakili jajaran TNI di wilayah tersebut. Selain itu, acara juga dihadiri oleh para Bupati dari 13 kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan, Ketua beserta jajaran Dewan Hakim, Dewan Juri, Panitera, panitia pelaksana, serta seluruh kafilah yang datang dari berbagai penjuru daerah untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan yang diselenggarakan.

Dalam sambutan pembukaannya, Bupati Barito Kuala Dr. H. Bahrul Ilmi menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi tahun ini. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih telah memilih daerah kami sebagai tempat berkumpulnya para pecinta Al-Qur’an. Merupakan kehormatan besar bagi kami dapat menyambut tamu dari seluruh Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihak panitia dan pemerintah daerah telah berupaya secara maksimal dalam mempersiapkan segala kebutuhan, mulai dari tempat pelaksanaan, akomodasi, konsumsi, hingga keamanan, agar seluruh kafilah dan tamu undangan dapat merasa nyaman selama mengikuti rangkaian kegiatan. “Kami berharap persiapan yang telah dilakukan dapat menunjang penampilan terbaik dari setiap peserta dan memberikan kesan yang baik bagi semua pihak yang hadir,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa tema yang diusung dalam MTQ kali ini bukanlah sekadar slogan semata, melainkan sebuah doa dan komitmen nyata yang ingin diwujudkan bersama. “Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat manusia. Apabila nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya—seperti kejujuran, keadilan, toleransi, kedamaian, dan semangat kerja keras—dapat diterapkan dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, maka visi mewujudkan Batola SATU yang sejahtera, agamis, terpadu, dan unggul pasti dapat tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., dalam pernyataannya menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan yang bernilai strategis ini. Menurutnya, MTQ memiliki makna yang sangat luas dan tidak terbatas hanya pada ajang perlombaan semata. “Kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata dari upaya menjaga dan mengembangkan syiar agama, sekaligus menjadi sarana efektif untuk membangun karakter dan moral generasi muda yang berkualitas. Di tengah pesatnya perkembangan zaman, arus globalisasi, dan kemajuan teknologi informasi yang seringkali membawa dampak negatif, Al-Qur’an hadir sebagai kompas kehidupan yang mampu menuntun kita ke jalan yang benar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran TNI dalam acara ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial dan pemberdayaan masyarakat. “Sebagai bagian dari komponen bangsa, TNI senantiasa mendukung setiap kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat persatuan, menanamkan nilai-nilai kebajikan, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. Nilai-nilai yang diajarkan dalam Al-Qur’an sangat selaras dengan nilai-nilai bela negara, disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air yang juga selalu ditanamkan di lingkungan TNI,” jelas Letkol Inf Anton Mahriadi.

Ia juga menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan ini, tidak hanya keindahan bacaan dan hafalan Al-Qur’an yang ditonjolkan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kandungan dan ajaran di dalamnya dapat dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap seluruh peserta dapat menjadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi dan saling menguatkan. Berkompetisilah dengan sportivitas yang tinggi, utamakan niat ibadah, dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berilmu, dan bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa. Semoga kegiatan ini dapat melahirkan qari, qari’ah, hafiz, dan hafizah terbaik yang kelak mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi rangkaian kegiatan MTQ. Ia menyampaikan terima kasih atas kerja keras panitia, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Barito Kuala yang telah bekerja sama mempersiapkan acara dengan sebaik mungkin. “MTQ bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan sarana untuk memperkuat iman dan takwa, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama anak bangsa. Semoga dengan dikumandangkannya ayat-ayat suci Al-Qur’an selama kegiatan ini, dapat membawa berkah, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan menuju daerah yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” pungkasnya.

Dengan dibukanya kegiatan ini, diharapkan seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib, serta memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan kualitas spiritual dan sosial masyarakat Kalimantan Selatan secara keseluruhan.(1005).