Supiori, Papua – Untuk menjaga kesehatan personelnya, Yonif TP 859/RBK melaksanakan kegiatan Screening Malaria. Alat dan sumber daya dilemparkan dalam kolaborasi ini bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori dan Puskesmas Sorendiweri di Aula Marshaling Area pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Kegiatan ini fokus pada deteksi dini penyebaran malaria di kalangan prajurit yang bertugas di lokasi yang rentan terkena penyakit tersebut. Tim medis gabungan telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 323 anggota Yonif TP 859/RBK selama kegiatan ini berlangsung.
Selain melakukan pemeriksaan, para personel juga mendapatkan penyuluhan mengenai malaria, termasuk cara penularan dan taktik pencegahan yang bisa diterapkan. Hal ini sangat penting agar setiap prajurit dapat memahami cara menjaga kesehatan mereka dengan baik saat bertugas di Papua.
Ibu Lismawati, Ketua Promosi Kesehatan, menekankan pentingnya tindakan preventif, “Deteksi dini adalah cara yang paling efektif untuk menurunkan risiko penularan malaria,” jelasnya. Untuk memastikan kesehatan prajurit pun, Letda Inf Deni S. Jebbarus menyoroti, “Pencegahan selalu menjadi langkah awal yang lebih baik dibandingkan pengobatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan operasional kami.”
