Bangli – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di bawah Program TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat, dengan peran serta masyarakat yang sangat dukung. Salah satu aktivitas yang menonjol adalah pengayakan pasir di Desa Sekardadi, yang berlangsung pada minggu, 26 Juli 2026.
Terlihat dalam kegiatan tersebut, Bapak Wayan Pasta bekerja berdampingan dengan anggota Satgas TMMD untuk mempersiapkan pasir yang akan digunakan dalam proses pemlesteran. Aktivitas ini, meskipun tampak sederhana, ternyata sangat vital untuk menjaga kualitas dari pembangunan rumah yang sedang berlangsung.
Pasir yang telah diayak akan menghasilkan campuran adukan yang lebih halus, yang pada gilirannya mempermudah pemlesteran sekaligus menciptakan dinding yang lebih kuat serta rapi. Tahapan ini menjadi aspek penting untuk memastikan bahwa semua pembangunan memenuhi standar kualitas yang diinginkan.
Selama proses pengerjaan, terbangun suasana keakraban yang memperlihatkan bahwa TMMD bukan hanya sekadar proyek fisik, melainkan juga peran sosial antara angkatan bersenjata dan masyarakat melalui gotong royong. Dansatgas TMMD, Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., memberikan penghargaan atas partisipasi aktif masyarakat, yang menjadi sumber semangat bagi tim untuk menyelesaikan tugas dengan baik.
