KAPUAS – Pada tanggal 13 Agustus 2026 pukul 09.50 WIB, Presiden Republik Indonesia secara resmi meluncurkan program ambisius yang mencakup pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan penyediaan 3.000 titik air bersih. Acara ini diselenggarakan secara daring dan terpusat, memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk menyaksikan peresmian tersebut.
Monitoring kegiatan di tingkat Kodim 1011/Klk terfokus di lokasi Jembatan Beton Garuda yang berada di Desa Warna Sari, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kasdam XXII/Tambun Bungai, Kasrem 102/Pjg, serta beberapa perwakilan dari instansi pemerintah dan TNI, termasuk Wakil Bupati Kapuas dan Dandim 1011/Klk.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan pita oleh Kasdam XXII/TB serta penandatanganan prasasti jembatan, diikuti sesi foto bersama dan video conference langsung dengan Presiden RI. Jembatan Garuda diharapkan dapat menjadi salah satu solusi strategis dalam hal peningkatan konektivitas dan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya di area yang menjadi fokus dalam program TMMD.
Presiden dalam pidato daringnya mengungkapkan harapan agar pembangunan jembatan dan titik air bersih ini dapat membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat setempat, meningkatkan perekonomian, serta mendukung kesehatan warga. Dengan dioperasikannya Jembatan Garuda, diharapkan mobilitas masyarakat dari Desa Warna Sari dan sekitarnya dapat meningkat, sehingga distribusi hasil pertanian dan kegiatan sosial dapat berjalan dengan lebih efisien.
