Angkong Sederhana: Simbol Harapan dan Kerja Sama dalam Pembangunan Desa Tanjung Rejo

oleh

Pesawaran – Dikenal sebagai lokasi pelaksanaan program rabat beton pada TMMD ke-127, Desa Tanjung Rejo kali ini menyuguhkan pemandangan yang unik. Berbeda dengan alat berat atau teknologi modern, yang menjadi andalan dalam proyek ini adalah angkong sederhana yang dimanfaatkan untuk mengangkut adukan semen menuju titik pengecoran.

Dalam prosesnya, adukan semen yang dihasilkan dari mesin molen dimasukkan ke dalam angkong, lalu didorong secara manual oleh prajurit dan masyarakat setempat. Meskipun terlihat sederhana, kegiatan ini memerlukan kekuatan, ketelitian, dan kerja sama yang baik. Medan yang tidak rata dan beban material yang cukup berat menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaksana di lapangan.

Komandan Satgas TMMD menjelaskan bahwa kegiatan rabat beton dilaksanakan dengan semangat gotong royong demi mempercepat pembangunan akses jalan desa. “Setiap kali angkong didorong menjadi bagian dari upaya kami untuk membantu masyarakat. Jalan ini diharapkan dapat memfasilitasi aktivitas warga, mulai dari anak sekolah hingga petani dalam mengangkut hasil panen,” tuturnya.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari keterlibatan aktif mereka di setiap tahap proses kerja. Prajurit TNI dan warga saling berkolaborasi untuk meratakan serta memadatkan beton, guna memastikan konstruksi yang dihasilkan menjadi kokoh dan tahan lama.

Program TMMD ke-127 ini tidak hanya berkutat pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan untuk memperkuat ikatan antara TNI dan masyarakat. Dengan adanya pengerjaan rabat beton ini, diharapkan akses transportasi di desa akan semakin baik, mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

Dengan semangat kebersamaan, angkong yang sederhana ini telah menjadi simbol bahwa pembangunan dapat terwujud melalui kerja keras, solidaritas, dan pengabdian nyata di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *