Bangli – Dalam upaya mendukung kelancaran proses Pemilihan Kepala Desa (PILKEL) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026, Sertu Komang Yetrawan, Babinsa Desa Bunutin, didampingi oleh Bhabinkamtibmas, turut menghadiri Musyawarah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Desa Bunutin, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, pada Kamis (12/2/26).
Kegiatan ini diadakan untuk membentuk dan menetapkan Panitia Pemilihan Kepala Desa Bunutin, sebagai persiapan menjelang pelaksanaan yang direncanakan pada bulan Juni 2026. Musyawarah tersebut dipimpin oleh Ketua BPD Desa Bunutin, I Dewa Sang Nyoman Jualiantara, dengan turut dihadiri oleh perangkat desa dan perwakilan dari berbagai unsur terkait.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyusun dan menetapkan panitia yang akan menangani pelaksanaan PILKEL, serta memastikan kesamaan pemahaman mengenai tahapan dan mekanisme yang akan diambil. Di samping itu, musyawarah ini bertujuan untuk menjamin agar seluruh proses berlangsung dengan tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang ada.
Dalam forum tersebut, Ketua BPD I Dewa Sang Nyoman Jualiantara menekankan pentingnya pembentukan panitia sebagai langkah awal untuk suksesnya pelaksanaan PILKEL. “Kami berharap panitia dapat menjalankan tugas dengan profesionalisme, netralitas, dan tanggung jawab, sejalan dengan peraturan yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung setiap tahap PILKEL agar dapat berjalan dengan lancar, aman, dan demokratis,” ujarnya.
Sementara itu, Babinsa Sertu Komang Yetrawan menegaskan bahwa kehadirannya bersama Bhabinkamtibmas adalah bentuk dukungan terhadap demokrasi di tingkat desa, serta untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses. Ia juga mengimbau agar semua pihak terlibat menjaga situasi yang harmonis dan tidak mudah terprovokasi.
Dari sisi Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, ia menyatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap tahap PILKEL merupakan bagian dari tugas mereka untuk menjaga stabilitas dan keamanan wilayah. “Kehadiran Babinsa adalah untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan sesuai ketentuan yang berlaku, bukan untuk mencampuri proses yang ada,” pungkasnya, menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga situasi yang kondusif.
