Babinsa Koramil 03/Setia Bakti Dampingi Petani Panen Pepaya di Aceh Jaya, Dorong Ketahanan Pangan dan Produktivitas Pertanian

oleh
oleh

ACEH JAYA – Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah terus dilakukan melalui pendampingan langsung kepada para petani oleh aparat kewilayahan TNI AD. Babinsa Koramil 03/Setia Bakti Kodim 0114/Aceh Jaya, Kopda Gito, melaksanakan pendampingan kepada warga binaan dalam kegiatan panen buah pepaya di lahan milik salah satu petani, Bapak Jafar, yang berlokasi di Desa Lhok Geuleumpang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (07/05/2026).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan untuk memberikan dorongan semangat kepada petani agar terus meningkatkan kualitas pemeliharaan tanaman, sehingga hasil produksi pertanian dapat lebih optimal dan berkelanjutan. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian masyarakat juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan sektor pangan di tingkat desa.

Dalam kegiatan tersebut, Kopda Gito turut membantu dan berinteraksi langsung dengan petani saat proses panen berlangsung. Ia memberikan motivasi kepada petani agar tetap konsisten dalam merawat tanaman pepaya mulai dari tahap penanaman, pemupukan, hingga perawatan rutin, sehingga hasil yang diperoleh dapat lebih maksimal dan memiliki nilai ekonomis yang baik.

Pendampingan seperti ini tidak hanya berfokus pada kegiatan panen semata, tetapi juga mencakup edukasi sederhana terkait pentingnya perawatan lahan pertanian secara berkelanjutan. Dengan perawatan yang baik, diharapkan produktivitas tanaman dapat meningkat dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani di wilayah binaan.

Dari sisi ketahanan nasional, sektor pertanian memiliki peran strategis sebagai salah satu penopang utama ketersediaan pangan masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan TNI melalui Babinsa dalam mendukung aktivitas pertanian merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah dari aspek ekonomi dan pangan. Pendekatan ini juga sejalan dengan konsep ketahanan nasional yang bersifat menyeluruh, di mana stabilitas pangan menjadi salah satu elemen penting di dalamnya.

Desa Lhok Geuleumpang sebagai wilayah binaan Koramil 03/Setia Bakti memiliki potensi pertanian yang cukup baik, khususnya pada komoditas hortikultura seperti pepaya. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, diharapkan para petani dapat lebih termotivasi untuk mengembangkan potensi lahan yang dimiliki secara maksimal, baik dari sisi produktivitas maupun kualitas hasil panen.

Selain itu, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan warga binaan. Interaksi langsung dalam kegiatan pertanian mencerminkan peran TNI yang tidak hanya fokus pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

Pendampingan pertanian ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah melalui sektor non-militer. Ketika masyarakat memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri, maka ketergantungan terhadap distribusi luar akan berkurang, sehingga stabilitas ekonomi lokal dapat lebih terjaga.

Kegiatan seperti ini juga memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran petani akan pentingnya pengelolaan pertanian yang lebih modern dan terencana. Dengan pola pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan petani dapat lebih adaptif terhadap perkembangan teknik pertanian yang lebih efektif dan efisien.

Di sisi lain, keberhasilan sektor pertanian di tingkat desa juga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum. Hasil panen yang optimal tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi petani, tetapi juga berkontribusi terhadap ketersediaan bahan pangan di wilayah sekitar.

Melalui kegiatan pendampingan panen pepaya ini, Kopda Gito menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendekatan teritorial. Peran aktif Babinsa di lapangan menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat fondasi ekonomi berbasis pertanian di wilayah Aceh Jaya.

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan, sehingga sektor pertanian di wilayah binaan semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan daerah serta nasional di masa mendatang.(0114).