Aceh Utara – Dalam upaya membantu masyarakat yang terkena dampak banjir, Babinsa dari Koramil 29/Langkahan Kodim 0103/Aceh Utara terjun langsung ke lapangan untuk mengawasi sekaligus berkontribusi dalam pembangunan hunian sementara (huntara) di Desa Alue Krak Kaye, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 6 Maret 2026, dan mencerminkan kepedulian TNI terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam tersebut.
Pembangunan huntara dipimpin oleh CV/PT Erfolg Mandiri Indonesia dan berlokasi di lapangan Dusun Tengku Johan. Sebanyak 95 unit huntara sedang dalam proses pembangunan untuk menampung para warga yang rumahnya terendam banjir beberapa waktu lalu.
Menurut Babinsa Koramil 29/Langkahan, kehadiran mereka di lapangan tidak hanya untuk melakukan pemantauan, tetapi juga untuk memastikan bahwa proses pembangunan berlangsung dengan aman, lancar, dan sesuai dengan rencana agar huntara dapat segera dihuni oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Huntara ini sangat diperlukan oleh masyarakat yang kehilangan rumah akibat bencana banjir. Kami dari TNI akan terus berada di lokasi untuk memastikan pembangunan ini berjalan dengan baik hingga selesai,” ujar Babinsa.
Saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 98 persen, dengan berbagai pekerjaan yang telah rampung, seperti pengecoran lantai, pemasangan rangka baja, pemasangan seng, dan dinding GRC di seluruh unit huntara.
Salah seorang warga menyatakan rasa syukur atas bantuan dari TNI dan pihak terkait lainnya. Ia berharap, setelah selesainya pembangunan huntara, masyarakat dapat kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang, perekonomian dapat pulih, dan anak-anak bisa kembali bersekolah dengan nyaman.
