BITUNG – Di tengah tantangan global yang dihadapi generasi muda, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1310-01/Bitung, Serma Djems Posumah, mengambil inisiatif untuk menjadi inspektur upacara pada setiap Upacara Bendera di sekolah-sekolah. Pada Senin, 26 Januari 2026, ia hadir di SMA Kristen Tumoutou, Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian, Kota Bitung, untuk menyampaikan pesan penting tentang nilai-nilai kebangsaan dan opportunities dalam rekrutmen TNI Angkatan Darat (AD).
Kepala Sekolah SMA Kristen Tumoutou, Bapak Golfrit Ronni Bawotong, S.Pd., M.Pd., bersama dengan para guru, staf, dan siswa menyambut baik kehadiran Babinsa yang memberikan pencerahan kepada siswa-siswi mengenai pentingnya cinta tanah air dan pendidikan karakter. Dalam kondisi ancaman narkoba dan radikalisme yang semakin meningkat, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan pelajar.
“Program ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kebangsaan sejak dini,” ungkap Danramil 1310-01/Bitung, Kapten Inf Markus Tilaar, S.Th. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan diperluas ke seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, agar lebih banyak anak muda teredukasi tentang pengabdian kepada negara.
Di samping memberikan informasi mengenai rekrutmen prajurit TNI AD untuk Bintara dan Tamtama, Babinsa juga melaksanakan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dipimpin olehnya setelah upacara. Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pembinaan Perlawanan Wilayah (Binwanwil) untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan pelajar, serta sebagai wujud komitmen TNI dalam pembinaan wilayah teritorial melalui pendekatan edukatif, sosial, dan kultural.
