Bangli – Dalam upaya meningkatkan sinergi dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa yang terbuka dan akuntabel, Babinsa Desa Peninjoan dari Koramil 1626-03/Tembuku, Serka Made Suarnika, berpartisipasi dalam Rapat Rutin Desa Peninjoan yang diadakan pada bulan Februari 2026. Rapat tersebut berlangsung di Aula Mandala Mahottama, Kantor Perbekel Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, pada hari Senin, 23 Februari 2026.
Agenda dalam rapat ini mencakup beberapa topik penting, antara lain pertemuan teknis untuk pelaksanaan lomba dan festival dalam rangka Bulan Bahasa Bali tingkat Desa Peninjoan Tahun 2026, koordinasi kerjasama antara Pemerintah Desa dan Desa Adat mengenai pengelolaan sampah, serta sosialisasi terkait pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026. Rapat tersebut juga menjadi ajang evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa dan kinerja aparat pemerintah yang ada.
Tujuan dari rapat rutin ini adalah untuk mengoordinasikan pembangunan desa serta meningkatkan transparansi dan evaluasi kinerja pemerintah desa dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Pertemuan ini juga berfungsi sebagai forum untuk pelaporan kegiatan, diskusi program kerja, dan pengambilan keputusan secara kolektif.
Acara diawali dengan sambutan dari MC, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Merah Putih, doa, sambutan dari Sekdes yang mewakili Perbekel Desa Peninjoan, penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Bangli, I Gede Yasa, serta pernyataan dari Babinsa mengenai situasi keamanan dan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.
Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Sekdes, Babinsa, para Kelian Banjar Dinas se-Desa Peninjoan, Kelian Banjar Adat, Kelian Subak, serta anggota Koperasi Merah Putih. Dalam kesempatan ini, Babinsa Serka Made Suarnika menekankan pentingnya rapat rutin sebagai sarana untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia juga mengimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan desa merupakan dukungan nyata dari TNI terhadap program pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa Babinsa harus aktif berkoordinasi dengan aparat desa dan seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sehingga setiap program pembangunan desa dapat berjalan dengan baik.
