Aceh Barat – Pembangunan talut penahan timbunan jalan yang dilakukan oleh Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar bersama warga Desa Pasi Aceh terus berjalan dengan penuh semangat.
Talut tersebut ibarat pagar kuat yang menjaga tanah agar tidak mudah runtuh. Jika jalan adalah urat nadi desa, maka talut adalah tulang yang menjaga agar urat itu tetap kokoh.
Sejak pagi hari, para personel Satgas dan masyarakat telah berkumpul di lokasi pekerjaan. Mereka saling membantu, memindahkan material dan menyusun batu dengan rapi. Tidak ada sekat antara TNI dan warga, semuanya larut dalam semangat gotong royong.
Hari demi hari pekerjaan terus menunjukkan perkembangan positif. Walau tenaga terkuras, semangat mereka tetap menyala. Bagi para personel Satgas, setiap tetes keringat yang jatuh adalah bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan pembangunan ini berlangsung pada Minggu (8/3/2026) di Desa Pasi Aceh, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat. Memasuki hari ke-27 pelaksanaan TMMD, progres pekerjaan talut semakin mendekati tahap penyempurnaan.
Menurut Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA.,, kerja sama antara personel Satgas dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program TMMD.
“Dengan kebersamaan yang kuat, pekerjaan yang berat terasa lebih ringan. Kami optimis seluruh sasaran fisik TMMD dapat diselesaikan tepat waktu,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan talut ini sangat penting untuk menjaga kekuatan badan jalan desa agar tidak mudah rusak akibat erosi tanah maupun aliran air.
Selain memberikan manfaat infrastruktur, kegiatan TMMD juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Setiap aktivitas gotong royong menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat rasa persaudaraan.
Bagi masyarakat Desa Pasi Aceh, pembangunan ini bukan hanya sekadar proyek fisik. Jalan yang semakin kuat akan memudahkan mobilitas warga, terutama dalam membawa hasil pertanian menuju pasar.
Talut yang kini berdiri perlahan itu seolah menjadi saksi bahwa kerja bersama mampu menghasilkan sesuatu yang lebih kuat dari sekadar bangunan—yaitu harapan dan kebersamaan.(0105).
