Gresik – Suasana akrab dan hangat terlihat di ladang jagung yang berada di Dusun Lingsir, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean. Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., selaku Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik, mengunjungi Mbah Gimin, seorang petani sepuh pada Jumat (8/5/2026).
Tanpa adanya formalitas, Letkol Inf Fadly duduk bersila di rumput dan bercakap-cakap dengan Mbah Gimin. Dalam perbincangan santai ini, mereka menjelajahi berbagai topik mulai dari keadaan pertanian, cuaca, sampai harapan warga terhadap pembangunan desa melalui program TMMD.
Dengan caping sederhana, Mbah Gimin terlihat bersemangat menjelaskan rutinitasnya sebagai petani yang telah berpuluh tahun beraktivitas di Desa Slempit. Keduanya pun terlihat berbagi tawa di antara percakapan mereka.
“Alhamdulillah, sekarang jalan-jalan sudah mulai baik, sehingga akses ke sawah pun jadi lebih mudah. Saya berharap panen warga bisa meningkat sebagai hasil dari perbaikan ini,” tutur Mbah Gimin penuh harapan.
Letkol Inf Fadly juga menegaskan bahwa TMMD bukan hanya berfokus kepada pembangunan fisik saja, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dekat antara TNI dan masyarakat. “Tujuan kami adalah memahami kondisi masyarakat dengan mendengar langsung cerita mereka, dari dialog ini kami bisa menyerap berbagai kebutuhan warga desa,” imbuhnya.
Dia pun menekankan bahwa para petani adalah salah satu pilar dalam menjaga ketahanan pangan yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur melalui program TMMD diharapkan dapat mendukung aktivitas pertanian masyarakat.
Perjumpaan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Di bawah teriknya matahari dan di antara ladang jagung, pembicaraan antara seorang komandan satgas dan petani desa ini memberikan pesan kemanusiaan yang mendalam.
