ACEH BARAT – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong produktivitas pertanian masyarakat, Babinsa Koramil 04/Mrb Kodim 0105/Abar, Serma Pujianto, turun langsung mendampingi petani melakukan penyortiran bibit terong ungu di Desa Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meureubo, Jumat (11/09/2026).
Dengan penuh ketelitian, Serma Pujianto bersama petani memeriksa bibit terong ungu yang telah ditanam dalam polibag. Bibit diperiksa satu per satu untuk memastikan pertumbuhannya sehat dan layak untuk ditanam lebih lanjut.
Bibit yang terlihat sehat, kokoh, dan memiliki pertumbuhan baik dipisahkan dari bibit yang kurang berkembang. Langkah sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas tanaman sebelum memasuki tahap pemeliharaan hingga nantinya siap ditanam di lahan pertanian.
Sambil memisahkan bibit, Babinsa dan petani juga terlihat bercengkerama dalam suasana penuh keakraban. Obrolan ringan seputar perkembangan tanaman, perawatan, hingga kendala yang dihadapi petani menjadi bagian dari komunikasi Babinsa dengan warga binaannya.
“Bibit yang baik merupakan salah satu kunci untuk mendapatkan tanaman yang sehat dan produktif. Karena itu, kita dampingi petani sejak awal agar setiap tahapan dapat dilakukan dengan baik,” ujar Babinsa.
Terpisah, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., melalui Danramil 04/Mrb Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah petani merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap masyarakat.
“Babinsa harus selalu hadir dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Pendampingan pertanian seperti ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kita ingin petani semakin bersemangat, produktivitas meningkat, dan hasil pertanian mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan keluarga,” kata Danramil.
Danramil berharap bibit-bibit yang telah dipilih dan dipilah tersebut siap ditanam sehingga dapat tumbuh menjadi tanaman terong ungu yang sehat dan menghasilkan panen melimpah. Hasilnya diharapkan mampu mendongkrak perekonomian petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah.(0105).
