Dampak Positif NOBAR Final Piala Dunia bagi Pedagang Lokal di Sebatik

oleh

Sebatik Barat – Nonton Bareng (NOBAR) Final Piala Dunia yang digelar oleh Kodim 0911/Nunukan di area PLBN Sei Nyamuk menarik ribuan warga, dan bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga membawa berkah bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat. Kegiatan ini adalah bagian dari program TMMD ke-129 di Desa Liang Bunyu dan berhasil menjadi pusat perhatian masyarakat di daerah perbatasan Indonesia–Malaysia.

Salah satu yang merasakan dampak acara ini adalah Ibu Aisyah, penjual keripik sukun. Ia berbagi pengalaman bahwa lapak dagangnya ramai dikunjungi dan semua keripik sukun yang ia jual ludes saat pertandingan berlangsung. Kejadian ini menunjukkan betapa besar animo masyarakat untuk menikmati momen tersebut sambil berbagi makanan khas lokal.

Tak jauh dari situ, Bapak Junaedi, yang mengelola warung serba ada, juga melaporkan peningkatan dalam penjualannya. Menurutnya, dengan banyaknya orang yang datang, permintaan akan makanan dan minuman meningkat tajam. Hal ini menunjukkan bahwa event seperti NOBAR dapat memberi dorongan signifikan pada ekonomi lokal.

Letkol Inf Tony Prasetyo dari Kodim 0911/Nunukan menyatakan bahwa acara NOBAR merupakan salah satu wujud kegiatan TMMD yang bertujuan tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga sebagai penggerak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kegiatan semacam ini untuk menjaga kebersamaan dan mengoptimalkan dampak positif bagi pelaku usaha di perbatasan.