Dandim 1612/Manggarai Dukung Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 2 Langke Rembong

oleh

MANGGARAI – TNI Angkatan Darat memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi emas Indonesia, khususnya di wilayah Manggarai. Pada hari Senin (30/03/2026), Letkol Arh Amos Comenius Silaban, S.H., M.M., yang menjabat Dandim 1612/Manggarai, turut hadir dalam peluncuran program Makan Bergizi Gratis di SMAN 2 Langke Rembong, yang berlokasi di Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Bupati Manggarai, Herybertus Nabit, Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, dan jajaran Forkopimda lainnya. Kehadiran para pemimpin daerah ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mendukung program prioritas nasional di kawasan Bumi Congka Sae.

Letkol Arh Amos Comenius Silaban mengungkapkan bahwa Kodim 1612/Manggarai siap memberikan dukungan berkelanjutan untuk memastikan program ini tepat sasaran dan berdampak positif bagi kesehatan para siswa. “Program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekadar bantuan pangan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Kami akan mengawal distribusi dan kualitas gizi agar para siswa memiliki fisik yang kuat dan fokus selama belajar,” jelasnya.

Sambutan antusias terlihat saat para siswa mencicipi menu sehat yang telah disiapkan. Keceriaan terpancar di wajah mereka, menggambarkan harapan untuk perhatian lebih terhadap gizi di sekolah. Maria, seorang siswi kelas XI SMAN 2 Langke Rembong, mengungkapkan rasa syukurnya atas program ini, yang dinilai sangat membantu meringankan beban orang tuanya dan menjaga kebugaran selama jam sekolah. “Kami sangat senang dan berterima kasih. Makanannya enak dan menunya lengkap. Dengan adanya makan siang bergizi, kami merasa lebih bersemangat dalam mengikuti pelajaran,” katanya.

Peluncuran program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Manggarai untuk mengadopsi langkah serupa, demi membebaskan generasi muda dari masalah stunting dan gizi buruk, menuju visi Indonesia Emas 2045.