Klungkung – Pada Senin, 23 Februari 2026, Desa Adat Kutampi dan Kutampi Kaler berhasil menyelenggarakan perayaan Bulan Bahasa Bali yang ke VIII. Acara ini dipastikan berjalan lancar berkat pengawalan langsung dari Babinsa Kutampi Kaler, Serka Hamid, bersama Bhabinkamtibmas, yang hadir untuk mendukung dan mengawasi kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Adat Kutampi, Kecamatan Nusa Penida.
Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri tidak hanya dari kalangan pelajar, tetapi juga krama (masyarakat) dari kedua desa adat tersebut. Berbagai jenis perlombaan telah dipersiapkan, antara lain Nyurat (menulis) Aksara Bali untuk anak-anak SD, Mesatua (bercerita) dalam Bahasa Bali bagi krama istri dari setiap Banjar Adat, serta Mepidarta (pidato) dalam Bahasa Bali yang diikuti oleh krama lanang dari masing-masing Banjar Adat.
Serka Hamid menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan bahasa, sastra, dan budaya Bali, sekaligus mengasah kreativitas masyarakat demi kelestarian budaya tersebut. “Menjaga keajegan dan kelestarian warisan budaya Bali adalah hal yang sangat penting. Bahasa dan aksara Bali merupakan identitas kita yang harus terus dipelajari dan dilestarikan, meskipun zaman dan teknologi berubah,” ujarnya.
Ia juga berharap bahwa melalui kegiatan ini, masyarakat dapat semakin peka dan peduli terhadap budaya dan kearifan lokal sebagai warisan leluhur yang harus tetap dijaga dan dilestarikan di tengah arus budaya luar.
