Kondisi cuaca yang semakin gersang memicu Brigif TP 32/Mangkalihat dan Yonif 879/Rangkok Cakti untuk menyelenggarakan Sholat Istisqo dan doa bersama. Kegiatan yang berlangsung pada akhir Agustus 2026 ini difokuskan untuk memohon keberkahan hujan guna memadamkan potensi kebakaran lahan.
Ritual keagamaan ini dilakukan dengan penuh khidmat di tengah kekhawatiran akan dampak kemarau yang berkepanjangan. Personel TNI menekankan bahwa upaya fisik dalam menjaga keamanan hutan harus dibarengi dengan upaya batiniah melalui permohonan kepada Sang Pencipta.
Seluruh prajurit memenuhi Aula Sudirman dengan satu tujuan, yakni meminta agar bumi kembali disejukkan oleh air hujan yang lebat. Mereka berharap bencana kekeringan segera berakhir sehingga ekosistem hutan tetap terjaga dan terhindar dari bahaya api yang merusak.
Dalam keterangannya, Kolonel Inf Agussalim Tuo menyatakan bahwa kerendahan hati dalam berdoa adalah kunci untuk melewati masa sulit ini. Ia berharap hujan yang membawa berkah segera turun untuk menyirami tanah yang tandus dan menjauhkan masyarakat dari segala bentuk marabahaya.
