Cilegon – Di tengah kesibukan lalu lintas yang melelahkan di Citangkil, Muhajir sering kali tidak mempertimbangkan kepentingan pribadinya. Sebagai tukang parkir, penghasilannya tidak menentu, sering kali hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan impian untuk memperbaiki rumahnya terasa sangat jauh dari jangkauan.
Bertahun-tahun, Muhajir berbagi rumah sederhana dengan keluarganya di Link Kelelet, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Kondisinya sangat memprihatinkan; atapnya tetap bocor di kala hujan, dindingnya rapuh, serta lantai yang rusak menjadikannya tidak nyaman untuk dihuni.
Namun, beberapa saat terakhir, harapan baru mulai muncul. Dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon, rumah Muhajir kini menjadi salah satu target rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu). Program ini berkomitmen tidak hanya meningkatkan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan.
Dalam beberapa hari terakhir, suasana di rumah Muhajir telah mengalami perubahan signifikan. Anggota TNI dan warga setempat terlihat bahu-membahu membongkar bagian rumah yang sudah tidak layak. Aktivitas pembangunan tersebut menandakan bahwa rumah yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan kini sedang diproses untuk diperbaiki menjadi lebih layak huni.
