Tolitoli – Pada hari kelima pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026, tim Satgas dari Kodim 1305/Buol Tolitoli melanjutkan pengerjaan proyek fisik, yang mencakup pengerasan jalan sepanjang 650 meter dan lebar 4 meter serta pembangunan talud sepanjang 1.030 meter di Dusun Ogomolobu, Desa Oyom, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, pada Minggu (15/02/2026).
Tujuan dari pengerasan jalan ini adalah untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat, sehingga dapat memperlancar mobilitas warga, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi dan distribusi hasil pertanian.
Anggota Satgas TMMD beserta masyarakat setempat tampak kompak dan bersemangat dalam melaksanakan pekerjaan ini secara gotong royong. Aktivitas tersebut meliputi pengangkutan material, perataan badan jalan, serta pemadatan jalan untuk memastikan kualitas pembangunan yang baik dan tahan lama.
Selain pengerasan jalan, pembangunan talud sepanjang 1.030 meter juga menjadi fokus utama. Talud ini bertujuan untuk memperkuat struktur tanah di sekitar jalan dan mengurangi risiko longsor, terutama pada saat musim hujan.
Satgas TMMD berkomitmen untuk mengutamakan kualitas dan ketepatan waktu dalam penyelesaian proyek ini, sehingga manfaat dari pembangunan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Warga Dusun Ogomolobu sangat menyambut baik proyek infrastruktur ini. Mereka berharap, dengan adanya jalan yang lebih baik dan aman, aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Di samping pengerasan jalan dan bangunan talud, program TMMD Ke-127 di Desa Oyom juga melaksanakan sejumlah kegiatan lainnya, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik, seperti pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), sarana ibadah, program TNI Manunggal Air Bersih, serta berbagai penyuluhan kepada masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, seluruh sasaran TMMD Ke-127 diharapkan dapat terselesaikan tepat waktu, memberikan dampak yang nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
